You are currently browsing the category archive for the ‘PROGRAM NAPOSO’ category.

Bersama-sama dengan persekutuan naposobulung GKPA Jl Teuku Umar 102 Padangsidimpuan, Pengurus Pusat berkesempatan untuk mengadakan kunjungan kasih ke jemaat di Parlagutan yang ada di Sibolga sekaligus camping di pelataran pantai Kalangan.
Diadakan pada hari Sabtu dan Minggu, 12/13 September 2009, kegiatan ini didampingi oleh Ka.Biro III Pdt. JP Matondang, MTh dan guru TH Harahap. Berangkat pukul 15.00 dari Jl Teuku umar, perjalanan menuju Sibolga menempuh jarak waktu selama 2,5 jam dengan menggunakan 2 mobil dan beberapa motor dan diikuti oleh sekitar 25 naposobulung.

Merupakan rangkaian keseluruhan dari hari pertama sampai terakhr dan telah disampaikan ke redaksi Sioban barita untuk dimuat di edisi terdekat, sebelum ada gunting sensor dari dewan redaksi :
KONGRES VII PERSEKUTUAN NAPOSOBULUNG GKPA 2009
Pendahuluan
Berlangsung tangal 01 s/d 04 Oktober 2009, Kongres kali ini adalah kongres persekutuan Naposobulung yang ketujuh kalinya dilaksanakan oleh Synode GKPA. Kongres Persekutuan Naposobulung GKPA (Kongres Naposobulung) VII tahun 2009, sesuai dengan Tata Kerja dan Tata Laksana Persekutuan Naposobulung Bab IX tentang Kongres pasal 1 adalah Permusyawaratan dan Persekutuan semua anggota Naposobulung GKPA yang diwakili oleh peserta sesuai dengan jumlah yang ditentukan untuk bermusyawarah dan mengambil keputusan demi terwujudnya maksud .
Peserta Kongres (point 9) adalah :
a. Unsur naposobulung resort 5 (lima) orang
b. Utusan Pengurus Distrik 2 (dua) orang
c. Peninjau 1(satu) orang setiap resort
d. Pengurus Pusat Persekutuan Naposobulung GKPA
e. Pendeta Resort sebagai Narasumber
f. Undangan
g. Pucuk Pimpnan dan Biro III GKPA
Sehingga dari 27 Resort + 2 resort Persiapan GKPA diperkirakan peserta persidangan kongres yang adalah Baca entri selengkapnya »
Karena membludaknya peserta Kongres beberapa teman-teman terpaksa menggunakan media yang ada untuk beristirahat, termasuk lemari-lemari yang ada…….
Hari II kongres dimulai dengan ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Tumpal Lubis, Sth, pendeta yang bertugas di parlagutan Sibolga resort Batang Toru. Setelah rangkaian ibadah pagi selesai dilanjutkan dengan ceramah yang dibawakan oleh salah seorang mantan Ketua Umum dan Sekretaris Umum P3N GKPA pada era 80 an, yakni Kakanda Drs. Parsaulian Tambunan, MPd. Dengan penyampaian berdasarkan pengalaman empiris selaku mantan naposobulung di berbagai wilayah, tentunya apa yang disampaikan oleh kakanda yang satu ini dapat memberikan motivasi bagi seluruh pemuda yang hadir.
Pada kesempatan tersebut, narasumber menyatakan kesediaannya untuk memberikan dana awal untuk operasional Pengurus Pusat 2009-2014 sebanyak Rp. 5.000.000,00 . Yang diharapkan akan memberi semangat yag lebih untuk melayani bagi pengurus yang baru. Narasumber juga berkenan untuk memberikan uang pembinaan bagi pemenang terbaik I s/d V dengan total Rp. 1.000.000 dan seluruh piala sebanyak Rp. 1.000.000,00
Setelah penyampaian ceramah, dilanjutkan dengan persidangan untuk mendengarkan pandangan umum dari resort-resort terhadap laporan pertanggungjawaban Pengurus Pusat, dan dilanjutkan dengan sidang komisi s/d pukul 15.00. Setelah sidang komisi dilanjutkan dengan pleno hasil seluruh komisi dan berakhir pukul 19.00.
Setelah istirahat makan malam dilanjutkan dengan kegiatan pendamping kongres yakni penyisihan pertandingan tenis meja dan CTA, sampai pukul 23.00.
Kongres VII Persekutuan Naposobulung GKPA resmi dibuka oleh Pucuk Pimpinan GKPA, Pdt. AL Hutasoit, MA pada hari Kamis 01 Oktober 2009. Setelah dimulai dengan ibadah pembukaan yang dibawakan oleh Pdt. RSN Harahap, MTh selanjutnya beberapa kata sambutan. Yang pertam aoleh ketua panitia sebagai laporan awal atas kegiatan ini. Panitia melaporkan bahwa sampai pukul 14.00 peserta yang sudah mendaftar ke meja panitia sebanyak 184 orang dari 21 resort. Selanjutnya oleh ketum P3N 2004-2009, John Feber Simatupang, SPd, ketua BKAG Kota Padangsidimpuan, Sahat Tua Sinaga, Walikota Padangsidimpuan yang diwakili Kadispora, dan terakhir oleh Ephorus Pdt. AL Hutasoit, MA.
Pembukaan ini juga diwarnai dengan pertunjukan tari-tarian Angkola oleh naposobulung GKPA Jl Teuku Umar. Sebelum memasuki gedung pembukaan, seluruh peserta per resort disambut oleh Pucuk Pimpinan melalui Biro III, P3N GKPA dan panitia di halaman kantor pusat dengan membawa pataka masing-masing resort.
Setelah rangkaian pembukaan, dilanjutkan dengan kegiatan ceramah yang dibawakan oleh ephorus dengan topik thema GKPA dalam peranannya dengan pemuda GKPA.Dimoderasi oleh Ketu P3N, kegiatan ini berlangsung sampai pukul 18.00, yang dilanjutkan dengan istirahat dan mandi serta makan malam.
Pukul 20.00, setelah pengantar pra kongres oleh pimpinan sidang sementara oleh ketua umum dan sekretaris umum, maka setelah rollcall, dan telah memenuhi syarat untuk dimulainya persidangan maka persidangan kongres dapat dimulai. Persidangan kongres di awal setelah menetapakn Kongres, jadwal acara dan tata tertib kongres, selanjutnya mendengarkan Laporan Pertanggungjawaban konngres, yang berakhir pukul 23.00 Wib.
Selanjutnya seluruh peserta kembali ke tempat masing-masing untuk beristirahat dan mempersiapan pandangan umum tentang laporan pertanggungjawaban dari P3N masa bakti 2004-2009.
Sekitar 47 hari lagi menuju ke kongres naposobulung oktober mendatang. Tahapan awal panitia sudah mulai dikerjakan. Meskipun terasa kinerja panitia sedikit terlambat, namun rasa optimis masih terus ada. Memang, meskipun dilantik 2 minggu sebelum synode Juli kemarin, namun efektif panitia baru setelah synode berlangsung, karena kebetulan orang-orang yang duduk di kepanitiaan synode adalah orang yang sama yang duduk di kepanitiaan kongres.
Dalam minggu ini, kerangka acuan kegiatan sudah dikirimkan ke resort-resort. Pengurus Pusat juga telah mengirimkan Surat Undangan mengikuti Kongres kepada selurh resort yang ada dengan mengundang 5 (lima) orang peserta dan 1 (satu) orang peninjau.
Dengan membahas laporan pertanggungjawaban Pengurus Pusat dalam 5 tahun belakangan ini sebagai ajang refleksi untuk rencana program 5 tahun ke depan, Kongres juga akan memilih naposobulung terbaiknya duduk sebagai Pengurus Pusat masabakti 2009-2014.
Beberapa nama sudah muncul ke permukaan khususnya di tingkatan kawan-kawan bonabulu. Tercatat nama-nama seperti Matur P Hasibuan sudah digadang-gadang sebagai pemimpin perahu Pengurus Pusat. Rekan Matur yang berasal dari resort Bunga Bondar selama ini aktif di GKPA jl Teuku Umar, pernaa menjadi ketua PN Parlagutan disana. Saat ini beliau juga menjabat sebagai sekretaris cabang GMKI Cabang Padangsidimpuan. Pernah menjadi utusan resmi GKPA ke Thailand dalam rangka mengikuti pelatihan yang difasilitasi oleh LWF, Matur Hasibuan sekarang sebagai staff pengajar di sekolah GKPA yang ada di Tano Tombangan. David H. Ritonga, adalah nama kedua yang muncul ke permukaan. Tercatat masih aktif sebagai mahasiswa di UGN Padangsidimpuan, sekarang aktif di naposobulung parlagutan Teuku Umar sebagai sekretaris. Pernah menjadi utusan pemuda ke Camp Pemuda di sibolangit yang difasilitasi oleh PGi W Sumut, David sendiri sekarang juga menjabat sebagai sekretaris umum kepanitiaan kongres.
Disamping kongres, kegiatan pendamping yang difasilitasi panitia adalah lomba vokal group (diikuti oleh 5 s/d 10 orang per group), lomba CTA yang bahannya dari Pengkhotbah dan 1 & 2 Timoteus serta Sejarah GKPA, dan pertandingan tenis meja untuk kelompok tunggal putra dan ganda putra.
Berlangsung, 01 s/d 04 Oktober 2009, kegiatan ini juga akan menghadirkan 2 pembicara dalam seminar dalam 2 termin pada kamis dan jumat pagi.
Mari kita persiapkan diri mengikuti kongres Oktober nanti.
di
Synode Am XVI akan segera diselenggarakan dua minggu lagi. Berbagai persiapan final pelaksanaan mulai kelihatan menjelanng pelaksanaan synode kali ini . Di kepanitiaan kesibukan tentu lebih meningkat.
Bagaimana naposobulung?
Disamping mempersiapkan “team”nya di synode, kawan-kawan di sekitaran Kantor Pusat juga merencanakan mengadakan kegiatan Kantin Synode, sekaligus dalam rangka mencari dana persipan kongres Oktober nanti. Direncanakan dibuat tepat di halaman kantor pusat, kantin ini akan menyediakan berbagai keperluan peserta Synode. Mulai dari minum-minuman, makanan ringan, penyediaan pulsa selular, bahkan juga menjual pernak-pernik synode seperti kaos, topi dan mug.
Nah, karena ini juga dalam rangka pencarian dana, tentunya kita harus mendukungnya. Khusus untuk penjualan kaos memang diharapkan partisipasi dari warga jemaat dimana saja berada, untuk menitipkannya kepada peserta yang menjadi utusan. Harga kaos kerah yang dijual pun tidaklah mahal , hanya sekitar Rp. 65.000 per potong, dan topi seharga Rp.30.000 per potong. Sedangkan mug dijual Rp. 5.000 per buah.
Untuk itu, silahkan titip kepada peserta synode dari tempat anda ya!
Selasa malam, 30 Juni 2009, Panitia Kongres Naposobulung VII akhirnya dilantik oleh Pucuk Pimpinan. Bertempat di gereja GKPA Jl Teuku Umar Padangsidimpuan, dengan dimulai ibadah singkat yang dipimpin oleh Biro III Pdt R Siregar MMin, dan diikuti oleh panitia terpilih, kegiatan ini berjalan dengan lancar.
Dalam arahan dan bimbingannya, Pucuk Pimpinan melalui Sekjend, Pdt PH Harahap, STh menyampaikan selamat bertugas kepada panitia. Dan menghimbau kepada seluruh panitia untuk dapat memberikan yang terbaik, saling mendukung hingga kegiatan ini terlaksana.
Biro III bersama dengan Pengurus Pusat dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan bahwa kegiatan Kongres akan diadakan pada tanggal 1 s/d 4 Oktober 2009 bertempat di Kantor Pusat GKPA Padangsidimpuan. Dalam rangkaian kegiatan kongres juga akan diadakan kegiatan pendamping yakni limba Vokal Group dan lomba Cerdas Tangkas Alkitab. Disamping itu, para peserta kongres juga akan menerima sejumlah materi berupa ceramah dan diskusi dari beberapa narasumber baik internal maupun eksternal GKPA.
Terpilih menjadi Panitia kongres, Ketua Umum : Bonardo AP Marpaung, Ketua I Ronald Regen Pasaribu, SE, Ketua II Matur P Hasibuan, Sekretaris Umum David Hamonangan Ritonga, Sekretaris I Happy M Siregar, Sekretaris II ,Bendahara Umum : Ibu Elvida Marpaung br Sianturi, Wk Bendahara Umum Pitta Uli, dibantu dengan beberapa seksi.
Tidak terasa kita sudah memasuki bulan ke enam dalam tahun pelayanan 2009. Dan sesuai dengan agenda lima tahunan periode ini, maka pada pertengahan periode akan diadakan Synode seluruh GKPA, yang direncanakan diadakan pada minggu kedua Juli 2009. Diawali dengan rangkaian Rapat-rapat di tingkatan pendeta dan Majelis Pusat pada mingggu sebelum Synode, kegiatan ini tentunya memerlukan banyak perhatian khususnya dari kalangan pemuda.
Dari informasi yang diperoleh dari Pengurus Pusat Naposobulung kita, sesuai dengan amanat Tata Kerja Tata Laksanan khususnya tentang utusan peserta synode kategorial naposobulung ditetapkan sebanyak 10 (sepuluh) orang dengan rincian 6 orang dari luar bonabulu dan 4 orang dari bona bulu.
Berikut nama-nama calon anggota synode utusan kategorial naposobulung :
1. John Feber Simatupang, SPd, resort Bunga Bondar
2. Ezra ervinawaty Nainggolan, SE, resort Padangsidimpuan Timur
3. Matur Parsaulian Hasibuan, resort PSP Timur.
4. David Hamonangan Ritonga, resort PSP Timur.
5. Johannes Hasibuan, resort Pematang Siantar
6. Yohanes Pulungan, resort Medan Barat.
7. Sabat Siregar, resort Medan Timur.
8. Yanerio Marpaung, resort JKT 1
9. Budi Advent Matondang, resort JKT 2
10. Yeni Sibarani, resort Pekan Baru (dalam konfirmasi akhir)
Mari kita doakan agar teman-teman utusan ini dapat memberikan kontribusi dalam rangka membangun GKPA lebih maju lagi.
Dalam rangkaian pelaksanaan Paskah di GKPA jl Teuku Umar Padangsidimpuan, PN GKPA sebagai event organizer menyelenggarakan Festival Band Rohani se Kota Padangsidimpuan dan Kabupaten Tapanuli Selatan pada Sabtu dan Minggu 18,19 April 2009 di Aula Kantor Pusat GKPA.
Dengan diikuti oleh 18 group band, kegiatan ini tergolong sukses karena disaksikan oleh lebih dari 700 penonton. Disponsori oleh Teh Botol Sosro, Hotel Samudra dan Appro Studio, event yang baru pertama kali diselenggarakan di Kota Padangsidimpuan dan kabupaten Tapanuli Selatan ini menyedot banyak perhatian khalayak.
Dibuka secara resmi oleh Pdt. Darwin Butarbutar, STh pada Sabtu, 18 April
2009, kegiatan ini mengikutsertakan Angkola Band sebagai band pembuka dan yang menjadi tema juri terdiri atas Suryadi Siregar, Bang Nasution, S.Si (pengarang/komposer lagu Hymne dan Mars Kota Padangsidimpuan) dan Hendry Panjaitan, praktisi musik.
Ke 20 team sendiri setelah bertanding di semifinal pda sabtu sore dan malam hari, akhirnya terpiliah 12 tean untuk masuk ke final pada Minggu siang. Akhirnya terpilih 3 terbaik dalam festival ini, serta vokalis terbaik,drummber terbaik, dan gitaris terbaik.
Group band terbaik yang terpilih :
I. GOOD BLESS BAND
II. THE GRACE BAND
III. YOUTH GBI BUMI ASIH
Terbaik untuk gitaris adalahThe Grace Band, basis terbaik Syallom Band, Drummer terbaik The Grace Band, dan vokalis terbaik Youth Bumi Asih Band.
Dalam penyampaian pemenang, dewan juri menyampaikan rasa terimakasih dan salut kepada GKPA khususnya kepada naposobulungnya atas terselenggaranya kegiatan ini, dan harapan semoga ini menjadi agenda tahunan pemuda GKPA.








nadung mandok hata