Satu lagi terobosan sekaligus teladan yang dilakukan oleh naposobulung gereja kita seperti yang dilakukan oleh rekan di GKPA Simasom yakni dengan mengembangkan dan mengelola sendiri lahan pertanian, yang hasilnya untuk mengisi kas naposobulung di tempat itu. Rekan Elvis Pasaribu, ketua naposobulung GKPA Simasom ketika ditemui bertepatan dengan kunjungan sekaligus PA Bersama yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 09 Agustus 2008, yakni rekan naposobulung GKPA Teuku Umar serta para Pengurus Pusat Persekutuan N-GKPA, menerangkan bahwa kegiatan ini merupakan tahun kedua dalam pengelolaan lahan pertanian tersebut.

“Untuk tahun pertama kami mendapatkan sekitar 1,8 juta rupiah dari hasil pengelolaan yang dilaksanakan secara bergotong royong ini. Kami melakukannya setiap Selasa dan Sabtu sore,” demikian papar Elvis.” Semuanya itu dpat kami pergunakan untuk mengisi kas, dalam membiayai kegiatan-kegiatan naposobulung secara mandiri. Untuk tahun ini kami menanam tanaman buncis. Disamping karena penanamannya yang tidak terlalu rumit, umur tananam ini sendiri cukup singkat, dan hasilnya langsung kelihatan”.

Pendeta Ardianto Sinaga, yang hadir pada PA tersebut juga menyampaikan bahwa kegiatan ini selayaknya menjadi hal yang harus ditiru oleh teman-teman naposobulung di tempat-tempat lain. “Jangan hanya kita mampu meminta-minta melalui lelang, atau bazar atau car lain yang sifatnya meminta, tetapi sudah waktunya kita mengusahakan diri untuk mandiri dalam hal-hal dana seperti yang dilakukan oleh naposobulung GKPA Simasom.

Teman-teman disana juga berencana untuk mengembangkan kegiatan usaha ini menjadi suatu koperasi khususnya di bidang pertanian. Menanggapi informasi serta usulan tersebut, P3N berencana untuk membuatnya dalam program naposobulung untuk tahun 2009, dana akan mengusulkannya pada forum Majelis Pusat yang akan bersidang Oktober mendatang Tentunya doa kita semua agar rencana tersebut dapat terwujud nantinya.

PA Bersama tersebut diadakan tepat di pinggiran lahan pertanian yag diusahakan oleh kawan-kawan Simasom. Meskipun hujan cukup lebat mengguyur, namun kelihatannya para naposobulung asyik dalam ber PA. Dibimbing oleh Hendra Parapat, mahasiswa STT Abdi Sabda yang praktek lapangan di tempat tersebut, juga oleh pendeta Sinaga, PA berlangsung hangat, apalagi topik yang dibawakan juga cukup hangat, yakni berpacaran dalam konteks kehidupan seorang kristen.

Sekali lagi , bravo naposobulung GKPA Simasom !!

Iklan